Friday, 27 March 2015

Mengenalmu Awal Jalanku

Posted by Riky Rizal


Sebuah kata-kata motivasi luar biasa, yang saya copy paste dari blog ratihparamyta.wordpress.com, yang mencantumkan kutipan dari orang-orang terkenal dunia. Salah satunya adalah  Thomas J.Watson, " Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang  ".

Memang betul apa yang dikatakan oleh Thomas J. Watson tersebut. Alhamdulillah saat ini saya mendapatkan teman yang seperti itu. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari mereka semua. Pelajaran kehidupan yang sangat berharga. Motivasi untuk terus bangkit, maju dan berkarya. Dan saya pun telah memilih jalan yang sesuai dengan Passion saya, dan di dukung oleh teman-teman sejati saya tersebut. 

Sobat, memilih lingkungan pergaulan yang merasa membuatmu terus berkembang adalah langkah awal untuk menuju kesuksesanmu. Jika lingkunganmu, memberikan rasa yang nyaman dan santai saja, maka itulah lah yang akan dapat menjerumuskan kehidupanmu kejurang kemelaratan.

Jadi ingat suatu kisah, ada seorang peramal yang sudah diakui kehebatannya dalam meramal. Suatu hari ada dua orang ibu yang mengendong masing-masing anaknya, dan meminta petunjuk kepada peramal tersebut tentang masa depan anaknya kelak. Ketika si peramal, meramalkan nasib anak dari si Ibu A, sang peramal mengatakan, bahwa anaknya kelak menjadi seorang Kaisar. Wah...begitu gembiranya sang Ibu, mendengar ucapan dari sang peramal. 

Kemudian si Ibu B, juga tak mau kalah meminta petunjuk kepada sang peramal, lalu apa yang terjadi ? Sungguh jauh dari harapan si Ibu B, dia harus menerima pil pahit, bahwa sang Anak akan menjadi seorang pengemis. Begitu muramnya hati sang Ibu. Lalu apa yang terjadi pada masa depan kedua bayi tersebut ?

Ibu A, meyakini secara mendalam tentang kebenaran dari ucapan sang peramal. Berdasarkan demikian, sang Ibu membesarkan anaknya tersebut dengan santai, memberikan semua keinginan dari anaknya tersebut, sehingga sampai besar, sang anak menjadi manja, malas bekerja dan berusaha. Karena Sang Ibu yakin, anaknya akan menjadi Kaisar kelak. Berbagai kehidupan sebagai Kaisar di ajarkan sedari kecil kepada sang anak, sampai dia menjadi besar. Lalu bagaimana dengan Ibu B.

Ibu B, juga meyakini ucapan dari peramal tersebut, setelah pulang dari menemui peramal, sang Ibu tidak tinggal diam, dia mendidik anaknya dengan sungguh-sungguh, disiplin, diberikan pelajaran yang sangat baik, dan ilmu yang mendalam, hingga sang anak tumbuh besar.

Ternyata apa yang terjadi saat kedua anak tersebut tumbuh besar. Hasil ramalan menjadi terbalik, Si A yang digadang-gadang menjadi Kaisar akhirnya menjadi pengemis, lantaran tidak terbiasa bekerja keras dan manja. Sedangkan si B telah tumbuh menjadi seorang yang berpendidikan dan bijaksana, dan dia lah yang ditunjuk menjadi Kaisar.

Sudahkah kita mendapatkan pelajaran yang berharga? ternyata lingkungan yang mendukung untuk kita agar terus tumbuh dan berkembang menjadi hal yang penting. Maka, pandai dan berpandai-pandailah.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentarnya, mohon jangan tinggalkan link aktif dan spam ya.
Terima kasih.